Posted by: ristantoadi | February 24, 2009

internet 3G bermasalah? silakan class action

Internet 3G Bermasalah? Silakan Class Action
Achmad Rouzni Noor II – detikinet

Ilustrasi (inet)

Jakarta –
Sulitnya mengakses internet dengan datacard 3G membuat pelanggan merasa haknya “diperkosa”, ide menggugat class action pun timbul.

“Silakan saja jika masyarakat ingin menggugat secara class action. Itu hak mereka,” ujar Kepala Pusat Informasi Depkominfo, Gatot S Dewa Broto, kepada detikINET, Senin (23/2/2009).

Pemerintah, lanjutnya, hanya bisa menegur dan memberi sanksi kepada operator yang bermasalah, jika terbukti melanggar hak pelanggan. “Kami masih akan mengevaluasi sampai 21 Juli 2009,” ujarnya.

Saat ini ada lima operator yang menyelenggarakan layanan 3G, yakni Telkomsel, Indosat, Excelcomindo Pratama (XL), Natrindo Telepon Seluler (Axis), dan Hutchison CP Telecommunication (Three).

Operator 3G tersebut, khususnya tiga besar Telkomsel, Indosat, dan XL, selalu menjawab dengan pernyataan yang sama jika ditanya mengenai masalah sulitnya akses internet: kekurangan frekuensi.[img]http://www.smileyarena.com/emoticons/packs/Miranda_Orange/mir30.gif[/img]

“Kalau memang frekuensinya kurang, kenapa tetap gencar jualan?” kata Dina, pengguna 3G dari Indosat M2, yang sehari-harinya mengajar di sejumlah perguruan tinggi. Dina menggunakan akses berbasis volume based dan harus membayar lebih dari Rp 500 ribu tiap bulannya karena memilih paket layanan pascabayar.

“Awalnya saya memilih paket yang agak mahal, karena saya mementingkan kualitas, sebagaimana yang dijanjikan oleh mereka (IndosatM2 – Red.). Ternyata kini, boro-boro mau buka YouTube untuk men-download materi kuliah, untuk membuka layanan blog lokal saja lebih sering lambatnya,” sesalnya.

update:

Curhat ke Lembaga Konsumen, Pelanggan 3G Dicuekin
Fransiska Ari Wahyu – detikinet

ilustrasi (ist)

Jakarta – Setelah sebelumnya pelanggan Indosat M2 yang ‘berteriak’ mengeluhkan kualitas layanan, kini giliran pelanggan Telkom Flash 3G ikut bersuara.

Seorang pelanggan yang mengeluhkan kualitas layanan Telkom Flash melalui email redaksi@detikinet..com, Senin (23/2/2009) adalah Khairy Rifqy.

“Satu minggu pertama koneksinya lumayan, lebih dari itu sering putus, kembali lumayan hanya pagi dan malam. Itupun bertahan paling lama 2 jam lalu kembali drop,” kesal Khairy.

Keluhan senada juga disampaikan Saifur. Awalnya, Saifur mengaku puas menggunakan Flash berbasis waktu, tapi setelah kejadian perubahan APN dari flash ke internet yang menggunakan sistem unlimited, tagihannya membengkak.

“Saya menganggap pihak operator hanya mencari keuntungan, karena mereka tidak memberikan peringatan berupa sms tentang berapa byte yang telah kita gunakan sehingga kita beranggapan bahwa kita masih berdasarkan waktu padahal telah berdasarkan byte,” sesal Saifur.

Saifur pernah mencoba menyampaikan keluhan ini ke lembaga konsumen nasional (melalui website departemen perindustrian). Namun, keluhan tersebut tidak mendapat tanggapan.

“Seolah-olah (Lembaga Konsumen-red) lebih memberikan perlindungan kepada operator bukan kepada konsumen,” tandas Saifur.

mana neh si M Nuh…bilang aja tarif mau turun ,tapi gak bisa konek,sama juga dodol…………..mantri gak guna nih, kebanyakan bacot…kebanyakan suap dari operator nih pak mantri..[img]http://www.smileyarena.com/emoticons/packs/Miranda_Orange/mir05.gif[/img]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: