Posted by: ristantoadi | February 22, 2009

DPR RI kritisi masalah sukhoi

DPR RI Kritisi Masalah Sukhoi
21 Feb 2009 05:48:23

Jakarta, (tvOne)

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Yusron Ihza Mahendra, di Jakarta, Jumat petang, menyorot kritis insiden dua pesawat Sukhoi baru tipe SU30 MK2, yang dilaporkan sempat di-‘lock’ (dikunci) lawan tak dikenal.

Seperti dikutip Antara, ia mengatakan itu, merespons pernyataan Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (TNI-AU), Marsekal Pertama Chaerudin Ray, sebelumnya, yang membantah dua pesawat Sukhoi itu telah dijadikan target tembak.

Kepada pers, Chaerudin Ray hanya mengatakan, dua pesawat itu sedang latihan di wilayah udara Sulawesi Selatan. “Bukan dikunci dan dijadikan target tembak, tapi alarm peringatan berbunyi,” katanya lagi.

Namun, menurut Yusron Ihza Mahendra selaku Wakil Ketua Komisi I DPR RI Bidang Pertahanan, apa pun yang terjadi terhadap Sukhoi itu, ini tentu harus menjadi perhatian serius.

“Awal minggu depan ini Komisi I DPR RI ada agenda sidang dengan Panglima TNI dan kami akan menanyakan hal itu secara serius,” tegasnya lagi.

Sebagai pemegang hak anggaran sekaligus hak kontrol, demikian Yusron Ihza Mahendara, ‘insiden Sukhoi’ di udara Sulawesi Selatan itu, tidak boleh dianggap hal biasa-biasa saja.

“Ini serius. DPR RI atas nama rakyat punya hak kontrol dan hak anggaran. Karena itu, kami akan memperhatikan kejadian atas Sukhoi itu dengan serius. Apalagi yang menganggarkan dana pembelian Sukhoi itu adalah juga DPR RI,” tandasnya.

Secara pribadi, ujar Yusron Ihza Mahendra, dirinya tentu akan lebih serius lagi, karena dialah yang mengetuk palu menyetujui dana (pembelian Sukhoi) tersebut.

Yusron Ihza Mahendra dengan nada curiga juga mempertanyakan keberadaan dua Sukhoi itu, apakah memang dalam keadaan bagus, atau bagaimana ketika didatangkan dari Rusia.

“Yang pasti, waktu saya dan kawan-kawan meninjau di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Hasanuddin, Makassar, sekitar dua minggu yang lalu, pesawat itu dalam keadaan diparkir diam di landasan dan mesin tentu saja dalam keadaan mati. Kami tentu tidak tahu, apakah pesawat-pesawat itu ada masalah atau tidak,” ungkapnya.

Namun, kepada ANTARA ia memastikan, di Komisi I DPR RI banyak purnawirawan TNI berbintang, termasuk eks TNI-AU.

“Kami akan tanyakan hal di atas secara detil. Apa lagi di kami ada yang memang ngerti pesawat dan sistem senjata secara detil,” kata Yusron Ihza Mahendra meyakinkan.
http://www.tvone.co.id/berita/view/8…masalah_sukhoi


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: